Pelatihan budidaya jamur tiram dalam rangka transformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial

Pelatihan Budidaya Jamur Tiram

Ponorogo – Sejumlah 31 peserta dengan antusias mengikuti pelatihan budidaya jamur tiram yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo (Kamis, 13/12/2018) di halaman Perpustakaan Umum Kabupaten Ponorogo, Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan dalam rangka revitalisasi perpustakaan umum melalui transformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Bambang Wibowo, ST selaku mentor dalam pelatihan ini memberikan materi pelatihan diantaranya adalah proses pembuatan media jamur, bahan yang disiapkan dalam pembuatan media jamur, cara mengolah bahan media jamur, perawatan jamur, panen dan penjualan hasil panen. Dalam keterangannya pemateri menyampaikan bahwa ada komunitas petani jamur di wilayah Kabupaten Ponorogo yang akan bersama – sama berbagi ilmu seputar kegiatan budidaya jamur.

Melalui transformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial ini diharapkan peran perpustakaan akan semakin besar untuk masyarakat, perpustakaan akan berupaya untuk dapat memberikan akses informasi yang seluas-luasnya untuk masyarakat, meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mampu turut serta berperan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan slogan kegiatan revitalisasi perpustakaan yaitu “Literasi Untuk Kesejahteraan”.

Kedepannya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo akan mengadakan pelatihan – pelatihan yang lain sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Untuk dapat mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo menyebarkan kuisioner baik tercetak maupun online. Bagi masyarakat yang akan mengisi kuisioner dapat mengisi secara online pada alamat berikut https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfR5zQvidGmPB4npsWssrJXRhfKtI0CeKdasc1-c3fH57lH-Q/viewform?usp=sf_link . Hasil polling terbanyak akan mendapatkan prioritas pelaksanaan kegiatan pada Tahun Anggaran 2019.

 

[Berita ini ditulis oleh : Nor Vita Sari, A.Md / Foto : Farizal Hakim, A.Md]

 

 

Tim Revitalisasi Perpustakaan Umum Melalui Transformasi Layanan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Kabupaten Ponorogo Mengadakan Pelatihan Pemanfaatan Platform Lowongan Pekerjaan Online

Pembukaan acara pelatihan

Ponorogo – Tim revitalisasi perpustakaan umum melalui transformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial Kabupaten Ponorogo mengadakan pelatihan pemanfaatan platform lowongan pekerjaan online, Kamis (06/12/2018) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo Jalan Trunojoyo 145 Ponorogo.

Penanggung jawab kegiatan ini Jemani, A.Ma. Pust yang merupakan pustakawan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo, menyampaikan bahwa perpustakaan pada saat ini telah berproses untuk mampu memberikan layanan berbasis inklusi sosial. Diharapkan kedepannya perpustakaan mampu turut andil dalam meningkatkan pembangunan manusia serta mampu membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidupnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh 21 pemuda dari berbagai wilayah di Kabupaten Ponorogo, pemateri pada pelatihan kali ini adalah Nor Vita Sari, A.Md pustakawan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo. Dalam kesempatan ini peserta diperkenalkan dengan berbagai platform lowongan pekerjaan online untuk dapat diakses dan dimanfaatkan sebagai sarana dalam mencari info pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi diri.

Salah satu peserta menanyakan tentang trik interview kerja

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo telah berkomitmen untuk turut mensukseskan kegiatan revitalisasi perpustakaan umum melalui transformasi layanan berbasis inklusi sosial, untuk itu kedepan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo akan memfasilitasi kegiatan pelatihan yang lain sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Untuk dapat mengetahui minat dan kebutuhan masyarakat, maka masyarakat dapat mengisi kuisioner berikut https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfR5zQvidGmPB4npsWssrJXRhfKtI0CeKdasc1-c3fH57lH-Q/viewform?usp=sf_link kegiatan dengan peminat terbanyak akan mendapatkan prioritas untuk diselenggarakan pada Tahun Anggaran 2019.

[Berita ini ditulis oleh Nor Vita Sari / Foto oleh Farizal Hakim , Bahri Halim]