Kegiatan Pelibatan Masyarakat Melalui Pelatihan Membuat Bros DI Perpustakaan Daerah Kabupaten Ponorogo

Pelatihan Membuat Bros Dengan sasaran wanita

Ponorogo – Perpustakaan terus bertransformasi untuk dapat tetap diminati dan mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Melalui kegiatan pelibatan masyarakat, salah satunya dengan diselenggarakannya berbagai pelatihan bagi masyarakat pengguna perpustakaan, yang rutin diadakan setiap minggunya. Diharapkan keberadaan perpustakaan dapat menjadi pusat kegiatan bagi masyarakat dengan berbasis pengetahuan. Seperti pada hari ini Kamis [31/10/2019] dimulai sejak pukul 08.30 s.d 12.00 WIB, dilaksanakan pelatihan membuat bros bagi ibu-ibu pengguna perpustakaan. Pelatihan ini diselenggarakan di ruang serbaguna Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo, Jl. Tunojoyo 145 Ponorogo, diikuti oleh 50 orang peserta dengan 2 orang narasumber yaitu Ibu Nopitasari dan Ibu Diyah Kamsiatin, A.Md.Kep. Dalam kesempatan ini peserta mendapatkan bahan ajar dan berbagai keterampilan dalam kreasi membuat aneka bros.

Keseruan ibu-ibu  dalam mengikuti kegiatan di perpustakaan

Melalui program literasi untuk kesejahteraan ini, perpustakaan berupaya untuk dapat turut andil dalam pengurangan kemiskinan, peningkatan kualitas hidup, meningkatkan tingkat pengetahuan bagi masyarakat dan turut serta dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia di Indonesia. Untuk itu perpustakaan daerah Kabupaten Ponorogo terus berkomitmen untuk melaksanakan program kegiatan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yang dicanangkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

[Berita & Foto oleh Nor Vita Sari]

Kunjungan Siswa/Siswi SDN 1 Karangan Balong Ke Perpustakaan

Ruang layanan anak perpustakaan umum Daerah Kabupaten Ponorogo

Ponorogo – Jumpat pagi [11/10/2019] ruang layanan anak perpustakaan umum daerah Kabupaten Ponorogo yang bernaung dibawah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo dipenuhi tawa ceria dan antusias anak-anak siswa/siswi SDN 1 Karangan Balong, pada kesempatan ini sejumlah siswa dan siswi SDN 1 Karangan Balong berkunjung ke perpustakaan dan memanfaaatkan layanan anak yang ada di perpustakaan.

Layanan anak menyediakan berbagai macam koleksi bacaan untuk anak – anak, layanan TIK, yang berisi cerita rakyat, game edukasi dan film edukasi untuk anak-anak. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo terus meningkatkan keberagaman layanannya untuk dapat meningkatkan minat dan budaya baca masyarakat khususnya di Kabupaten Ponorogo.

Anak-anak menikmati layanan TIK

Salah satu upaya untuk meningkatkan kunjungan perpustakaan serta mengkampanyekan budaya baca pada anak-anak, salah satunya adalah melalui agenda kunjungan perpustakaan bagi siswa/ siswi sekolah ke perpustakaan umum Kabupaten Ponorogo. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini secara rutin akan membangkitkan minat dan budaya baca bagi anak-anak generasi penerus bangsa.

Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Arsip Di Pemerintahan Melalui Pembinaan Dan Pendampingan Tata Kelola Arsip

Proses pembinaan dan pendampingan tata kelola arsip ke Kecamatan Badegan

Ponorogo – Arsip merupakan tolak ukur keberhasilan sebuah manajemen dalam suatu organisasi. Semakin baik kualitas pengelolaan arsip maka akan semakin baik pelayanan publik yang diberikan oleh sebuah pemerintahan. Pengelolaan arsip harus dilakukan secara profesional sesuai aturan yang berlaku, untuk itu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo melalui Bidang Kearsipan secara berkala mengadakan pembinaan dan pendampingan tata kelola arsip ke OPD di Kabupaten Ponorogo.

Selasa [01/10/19] tim pendampingan tata kelola arsip yang berjumlah 4 orang, teridiri dari arsiparis dan tenaga teknis kearsipan melaksanakan pendampingan tata kelola arsip ke Kecamatan Badegan. Dalam kesempatan ini tim pembinaan dan pendampingan menyampaikan beberapa hal terkait tata cara pendataan dan penyimpanan arsip aktif yang sedang berjalan, tata cara pendataan dan penyimpanan arsip in aktif. Dengan metode pengelolaan arsip yang benar maka sewaktu-waktu arsip dibutuhkan akan mudah mendapatkannya.

Praktek tata kelola penyimpanan dan pengelolaan arsip

Dalam setiap agenda pendampingan tata kelola kearsipan, akan menggali dan menelaah  berbagai kendala yang dihadapi oleh OPD dalam rangka pengelolaan arsipnya. Seperti pada kesempatan ini, di Kecamatan Badegan ditemui beberapa kendala diantaranya adalah belum adanya rak, belum ada feeling cabinet, dan belum tersedianya map gantung sebagai media penyimpanan arsip.

Diharapkan dengan adanya kegiatan pembinaan dan pendampingan tata kelola arsip bagi OPD di Kabupaten Ponorogo dapat menjadikan Ponorogo sebagai Kabupaten Tertib arsip.

[Berita ditulis oleh Nor Vita Sari/ Sumber : Supriyadi]

Mengantarkan Ilmu Sampai Kepelosok Negeri Melalui Kegiatan Perpustakaan Keliling

Ponorogo –  Memasuki tri wulan akhir di tahun 2019, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo meningkatkan intensitas kunjungan perpustakaan keliling ke sekolah dan pondok pesantren diseluruh pelosok Kabupaten Ponorogo. Layanan perpustakaan keliling dengan setia melayani masyarakat yang tidak mampu menjangkau keberadaan perpustakaan daerah dengan menggunakan 2 unit mobil perpustakaan keliling yang ada di perpustakaan daerah Kabupaten Ponorogo.

Dua mobil perpustakaan keliling tersebut berisi bahan bacaan untuk anak-anak, pelajar dan masyarakat umum, keduanya dengan setia mendatangi sekolah-sekolah, pondok pesantren, pusat kegiatan masyarakat dan tempat rekresasi yang ada di wilayah Kabupaten Ponorogo.

Hari ini Rabu [02/10/2019] satu mobil perpustakaan keliling menyambangi SDN 2 Bareng Pudak. Dengan penuh antusias dan keceriaan siswa siswi SDN 2 bareng Pudak menyerbu bahan bacaan dan tab edukasi yang telah disediakan. Melihat antusias dan kegemaran membaca yang ditunjukkan oleh siswa siswi tersebut menambah semangat tim pelaksana perpustakaan keliling untuk mengantarkan ilmu melalui bahan bacaan kesegenap penjuru di wilayah Kabupaten Ponorogo.

Siswa dan siswi SDN Bareng 2 Pudak sedang menikmati layanan perpustakaan keliling

Selain Menyambangi SDN 2 Bareng Pudak, 1 unit Mobil Perpustakaan keliling lainnya bergerak mengantarkan bahan bacaan ke Pesantren Darut Tilawah yang terletak di lereng gunung gombak Desa Muneng Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo. Minat dan budaya membaca di pondok pesantren yang sangat tinggi membuat setiap bacaan yang dihadirkan oleh layanan perpustakaan keliling selalu dinantikan oleh para santri.

Santri Darut Tilawah dan kegemaran membaca yang tinggi

Dalam 3 bulan kedepan Mobil Layanan Perpustakaan Keliling akan lebih gencar lagi dalam mengantarkan bahan bacaan kepada masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan minta, kegemaran dan budaya baca bagi masyarakat, khususnya masayarakat di wilayah Kabupaten Ponorogo.

 

[Berita ini ditulis oleh Nor Vita Sari/ Foto Tatik H & Sugeng P]

Pelatihan Budidaya Tanaman Buah Dalam Pot

Ponorogo – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial salah satunya melalui kegiatan pelibatan masyarakat dalam bentuk berbagai macam pelatihan.

Rabu [25/09/19] sejak pukul 08.00 s.d 12.00 pengunjung / pengguna perpustakaan dengan antusias mengikuti pelatihan budidaya tanaman buah dalam pot, hadir narasumber pada kesempatan ini adalah Bapak Muhammad Baihaqy. Beliau adalah pengunjung setia perpustakaan yang memperoleh ilmu budidaya tanaman buah dari bahan bacaan di perpustakaan. Dengan keahliannya beliau mampu mandiri secara ekonomi dan kemudian menularkan ilmunya kepada pengguna perpustakaan yang lain. Peserta pelatihan yang berjumlah 63 orang diajarkan teori dan kiat budidaya tanaman buah dalam pot dan sekaligus mempraktekannya. pada pelatihan ini setiap peserta mendapatkan 1 buah bibit jambu untuk dapat dipraktekkan di rumah.

Tujuan dari diadakannya pelatihan ini adalah untuk memberikan layanan perpustakaan berbasis pengetahuan sehingga mampu meningkatkan produktivitas masyarakat, dan turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan melalui penghijauan lingkungan.

Perpustakaan sebagai pusat informasi dan pendidikan akan terus beradaptasi mengikuti perkembangan jaman untuk dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

 

[Berita ini ditulis oleh Nor Vita Sari/ Foto Tatik H]