Lomba Bertutur Hidupkan Kembali Budaya Bertutur Anak di Ponorogo

Ponorogo – Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki budaya lisan yang kuat, salah satunya adalah tradisi mendongeng. Namun, seiring perkembangan zaman, budaya ini mulai jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan Lomba Bertutur, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo berupaya menghidupkan kembali semangat mendongeng di kalangan anak-anak. Selain menumbuhkan kecintaan terhadap budaya, kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam meningkatkan literasi sejak usia dini.

Kegiatan lomba digelar pada Rabu, 25 Juni 2025 di SMK Negeri Jenangan Ponorogo, dan diikuti oleh 25 peserta dari jenjang SD/MI se-Kabupaten Ponorogo. Acara dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupatan Drs. Joni Widarto, M.Si, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Perpustakaan. Para peserta yang tampil di hadapan dewan juri merupakan siswa-siswi terpilih yang telah melalui proses seleksi sebelumnya.

Penampilan salah satu peserta

Dalam lomba ini, para peserta tidak hanya membaca dan memahami cerita, tetapi juga menyampaikan isi cerita dengan ekspresi, intonasi, serta kemampuan bertutur yang menarik. Peserta tampil dengan berbagai cerita tentang sejarah dan konten lokal Ponorogo. Seusai penampilan, peserta juga diuji pemahamannya melalui pertanyaan dari dewan juri seputar isi dan amanat cerita. Juri dalam kegiatan ini terdiri dari kak Ucon seorang pendongeng nasional, Kak Vita Pustakawan , dan Kak Ima Pendongeng serta dosen PAUD UMPO.

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para peserta menunjukkan keberanian dan kreativitas yang luar biasa dalam membawakan cerita, menjadikan lomba ini sebagai ajang yang tak hanya kompetitif, tetapi juga edukatif. Di akhir kegiatan, diumumkan enam peserta terbaik yang terdiri dari tiga juara utama dan tiga juara harapan. Sebelum pengumuman, Kak Ucon menyampaikan bahwa semua peserta adalah pemenang karena telah berani tampil dan menyampaikan cerita dengan cara mereka masing-masing. Para pemenang berhak mendapatkan piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan bakat mereka dalam bertutur.

Berikut nama-nama pemenang kegiatan Lomba Bertutur tahun 2025:

  1. Juara 1 Riva Nur Sovia Juliani Putri dari SDN 5 Krebet mendapatkan  piala, sertifikat dan uang pembinaan sebesar satu juta lima ratus ribu rupiah.
  2. Juara 2 Aqila Zahwa Hanisa Zahin dari SDN Nongkodono mendapatkan piala, sertifikat dan uang pembinaan sebesar satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah.
  3. Juara 3 Alexandriana Indarto dari SDN 1 Karanglolor mendapatkan piala, sertifikat dan uang pembinaan sebesar satu juta rupiah.
  4. Harapan 1 Cinta Putri Pratama dari SDN 1 Slahung mendapatkan piala, sertifikat dan uang pembinaan sebesar tujuh ratus lima puluh ribu rupiah.
  5. Harapan 2 Iffa Ataya Anindya dari SDN Singkil mendapatkan piala, sertifikat dan uang pembinaan sebesar lima ratus ribu rupiah.
  6. Harapan 3 Alchayra Beryl Zaskirana mendapatkan piala, sertifikat dan uang pembinaan sebesar tiga ratus ribu rupiah.

Copywriter ela, Editor NVS, Photo Taufiq Adyathsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *