Ponorogo – Dalam upaya memperkuat budaya literasi di kalangan masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Ponorogo menggelar Kunjungan Wisata Literasi pada Jum’at, 27 September 2024. Acara yang berlangsung di ruang pertemuan Disperpusip ini berhasil menarik perhatian puluhan pengunjung, terutama para santri. Acara ini diselenggarakan atas permintaan izin kerja sama dari Komunitas Ilmiah Santri Junior (KJSU) Pondok Pesantren Al-Islam “ASLAM” Periode 1445-1446 H/ 2023-2024 M.

Foto Bersama Usai Kegiatan WIsata Literasi
Acara dibuka dengan perkenalan oleh Master of Ceremony yakni Bu Vita dan/ mengenai perpustakaan. Demi memeriahkan kegiatan tersebut, seluruh staff layanan dan informasi perpustakaan mengadakan sosialisasi mengenai layanan perpustakaan. Tak hanya itu staff juga menyiapkan banyak hadiah untuk para santri yang berhasil menjawab quiz-quiz umum yang diajukan oleh Bu Vita dan Ustazah.
Dalam kegiatan tersebut menjelaskan banyak sekali layanan perpustakaan seperti, aplikasi Pustaka E-Wengker. Sebuah platform digital inovatif yang dirancang untuk memudahkan akses terhadap buku dan sumber daya literasi. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat menjelajahi koleksi buku digital dan berbagai informasi penting tentang literasi. “Kami berharap aplikasi ini dapat memfasilitasi minat baca, terutama di era digital saat ini, jadi ke depannya akan lebih mudah untuk membaca” ujar Bu Vita.
Selanjutnya, peserta diajak untuk belajar step-step membuat kartu keanggotaan perpustakaan, yang merupakan langkah awal bagi mereka untuk memanfaatkan berbagai layanan perpustakaan. Proses pembuatan kartu ini dirancang agar mudah diikuti, memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk menikmati fasilitas yang disediakan.
Salah satu kegiatan menarik dalam acara ini adalah perkenalan proyek kerja sama antara Disperpusip Ponorogo dan LKP Rida Bordir. Dalam video tersebut dijelaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk mengintegrasikan keterampilan praktis bagi masyarakat. Dalam suasana yang penuh keceriaan, sesi kuis yang dipandu oleh Bu Vita dan Ustazah menjadi sorotan utama. Anak-anak dengan semangat menjawab berbagai pertanyaan tentang buku dan literasi, pertanyaan quiz berasal dari video-video yang telah ditampilkan sebelumnya.

Peserta sedang menikmati koleksi bacaan di perpustakaan daerah
Para santi berkompetisi untuk menjawab quiz dan mendapatkan hadiah menarik. Acara ini semakin hidup dengan penampilan yel-yel dari sekolah, nyanyian lagu “Indonesia Raya,” serta pembacaan puisi dari salah satu peserta bertema “Hujan”. Tidak hanya itu, para siswa juga memperagakan Salam Literasi yang merupakan simbol dukungan mereka terhadap budaya membaca.
Sebagai penutup, pengunjung diarahkan menuju ruang baca, di mana mereka dapat menikmati berbagai buku yang tersedia. Beberapa anak bahkan antusias mengisi formulir pendaftaran sebagai anggota perpustakaan, menunjukkan komitmen mereka untuk terus belajar dan membaca. Kunjungan Wisata Literasi ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi masyarakat Ponorogo, khususnya anak-anak Pondok Pesantren Al-Islam, untuk lebih mencintai dunia literasi. “Kami ingin mengajak semua kalangan untuk bersama-sama membangun budaya baca yang kuat. Dengan membaca, kita dapat membuka wawasan dan memperkaya pengetahuan,” ujar salah satu peserta saat dipersilahkan
Acara ini tidak hanya sukses dalam menarik minat, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan Ponorogo sebagai kota yang berbudaya dan berliterat tinggi.
Content Writer: Afifah Manuhara Putri Wina (Mahasiswa S1 Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya).