Workshop Pengawasan Kearsipan Internal Kabupaten Ponorogo

Workshop Pengawasan Kearsipan

Ponorogo – Dalam rangka mewujudkan budaya tertib arsip melalui audit dan pengawasan kearsipan, terlaksananya audit kearsipan internal oleh tim pengawas kearsipan secara efektif dan efisien serta terkelolanya arsip dilingkungan OPD secara prosedural dan sistimatis, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo menyelenggarakan workshop pengawasan kearsipan internal Kabupaten Ponorogo Kamis (02.05.2019) di hotel Maesa Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 82 A Ponorogo. Pada kegiatan ini hadir narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur Wahyu Setiawan, SH, MH dan diikuti oleh 59 peserta dari beberapa OPD yang ada di Kabupaten Ponorogo. Pada kesempatan ini peserta dibekali dengan beberpa materi yaitu pengawasan sistem kearsipan internal, pengawasan penyelamatan arsip aktif, pengawasan penyelamatan arsip statis internal dan verivikasi hasil pengawasan kearsipan internal.

Peserta workshop Pengawasan Kearsipan sedang serius mengikuti setiap materi yang diberikan

Dalam sambutannya Asisten Admisnistrasi Umum Kabupaten Ponorogo Drs Ec H Syaifur Rachman MM menyatakan bahwa untuk menjamin penyelenggaraan kearsipan baik ditingkat pusat maupun daerah agar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku perlu dilaksanakan pengawasan kearsipan. pengawasan terhadap penyelenggaraan kearsipan di tingkat Kabupaten dilakukan dengan audit kearsipan internal melalui proses identifikasi masalah, analisis dan evaluasi bukti yang dilakukan secara independen obyektif dan profesional, kredibilitas, efisiensi dan keandalan penyelenggaraan kearsipan.

Adanya kegiatan workhsop ini diharapkan pelasanaan pengawasan dan audit kearsipan internal untuk menciptakan tertib arsip dalam rangka transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah serta penyelamatan arsip sebagai memori kolektif bangsa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo dapat berjalan dengan baik.

 

[Berita ini ditulis oleh Nor Vita Sari, Sumber : Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo, Photo: Taufiqur Rohman]

Sosialisasi/Penyuluhan Kearsipan di Lingkungan Instansi Pemerintah / Swasta Dengan Tema Penanganan Arsip Daerah Rawan Bencana

Sosialisasi/Penyuluhan Dilingkungan Instansi Pemerintah

Ponorogo – Kabupaten Ponorogo menyelenggarakan sosialisasi / penyuluhan kearsipan dilingkungan Instansi Pemerintah / swasta dengan tema penanganan arsip daerah rawan bencana pada hari Selasa (30/04/2019) di gedung KORPRI Kabupaten Ponorogo. Acara ini dibuka oleh Wakil Bupati Ponorogo Drs. Soedjarno, MM, narasumber acara adalah Drs. Bowo Herdianto, MM Kepala Seksi Pemeliharaan Dan Pelestarian Arsip Bidang Penyelamat Dan Pendayagunaan Kearsipan Provinsi jawa Timur dan dihadiri oleh 103 peserta dari Dinas/Instansi/ Bagian Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Kecamatan dan Desa yang terdampak bencana. Pada sambutannya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo Dewi Wuri Handayani, S.Sos menyampaikan bahwa acara ini diselenggarakan untuk memberikan pemahaman implementasi Peraturan kepala Arsip Nasional Republik Indonesia nomor 6 Tahun 2005 tentang pedoman perlindungan, penanganan dan penyelamatan dokumen / arsip nasional Republik Indonesia nomor 23 Tahun 2015 tentang perlindungan dan penyelamatan arsip bencana, menyamakan persepsi stakeholder dalam penanganan dan penyelamatan arsip yang terdampak bencana, serta meningkatkan pengetahuan stakeholder dalam penanganan dan penyelamatan arsip yang terdampak bencana.

Pemateri bersama Kepala Seksi Layanan dan Informasi Kearsipan

Mengingat pentingnya peranan arsip dalam kelangsungan hidup organisasi baik pemerintahan maupun swasta, sebagai daerah yang hampir setiap tahun terdampak bencana baik itu banjir maupun longsor maka perlu adanya pembekalan kepada Dinas, Instansi maupun Desa yang terdampak bencana untuk mempersiapkan diri untuk mencegah kerusakan terhadap arsip dan menanganinya dalam rangka penyelamatan arsip. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo terus mensosialisasikan gerakan sadar arsip karena dengan dispilin arsip maka informasi akan lebih mudah didapatkan untuk membantu dalam pengambilan keputusan, selain itu  arsip merupakan bentuk pertanggung jawaban serta menjadi alat transparansi birokrasi.

[Berita ini ditulis oleh Nor Vita Sari, Sumber Dra. Agus Sri Wahyuni, MM/Kasi Layanan arsip Disperpussip Ponorogo, Photo Taufiqur Rohman]

YUK DAFTAR LOMBA BERCERITA TAHUN 2019

Ponorogo – Dalam upaya menumbuh kembangkan budaya gemar membaca bagi siswa/siswi SD/MI di Kabupaten Ponorogo, dengan ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo akan menyelenggarakan “Lomba Bercerita Tingkat Sekolah Dasar Se- Kabupaten Ponoroto” Tahun 2019.

Maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuh kembangkangkan budaya gemar membaca melalui berbagai bacaan untuk menambah cinta budaya baca, menumbuh kembangkan budaya gemar membaca pada anak-anak terhadap buku-buku cerita dan menumbuh kembangkan kecintaan anak-anak akan budaya daerah.

Persyaratan Peserta:

  • Peserta adalah siswa/siswi Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah paling tinggi duduk di kelas 5 pada saat pendaftaran,
  • Berasal dari Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah Negeri atau Swasta di wilayah Kabupaten Ponorogo,
  • Peserta belum pernah meraih juara 1 (satu) pada lomba yang sama yang diadakan oleh DInas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo.

Waktu Pelaksanaan

Waktu pelaksanaan lomba selama 1 (satu) hari yaitu hari Senin, 29 April 2019 bertempat di Gedung KORPRI Kabupaten Ponorogo jalan ALoon – aloon utara no. 09 Ponorogo.

Materi Lomba:

  • Materi cerita bersumber dari buku cerita rakyat/ budaya (bukan fable) budaya lokal Kabupaten Ponorogo
  • Cerita yang dibawakan memiliki nilai budaya dan membangun pendidikan karakter bangsa.
  • Peserta menceritakan 1 (satu) judul buku cerita dengan menggunakan Bahasa Indonesia
  • Buku cerita tersebut disampaikan kepada panitia dalam bentuk fotocopy sebagai tanda bukti
  • Buku / materi yang akan diceritakan agar dibuatkan synopsis / ringkasan sebanyak 1 -2 halaman (Font Times New ROman : 11 dengan spasi 1.5)
  • Jika dalam penyampaian cerita dibutuhkan alat peraga, harap disiapkan sendiri.

Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut silahkan menghubungi Contact Person berikut

  • SUSI MINARTI, S.Sos — 085233569730
  • TATIK HARNINGSIH, SH — 081217549970

Perpustakaan Daerah Kabupaten Ponorogo Menyediakan Layanan TIK

Ponorogo – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo berkomitmen penuh untuk mendukung program kegiatan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, salah satunya dengan menambah jenis layananya yaitu layanan TIK. Ada 4 unit komputer dan jaringan internet serta adanya wifi gratis yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung untuk mencari informasi, sebagai alat komunikasi, sebagai sarana pendukung pendidikan, sebagai sarana pendukung ekonomi  dan sebagai sarana hobi serta hiburan.

Dengan adanya layanan TIK untuk pengunjung, diharapkan Perpustakaan Daerah Kabupaten P0norogo dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mencari informasi, meningkatkan kualitas hidupnya serta bisa menjadi sarana rekreasi dan edukasi. Layanan ini disediakan gratis bagi semua pengunjung perpustakaan, baik dari Kabupaten Ponorogo maupun masyarakat dari luar wilayah Ponorogo.

Selain itu kegiatan layanan TIK bertujuan untuk memberikan layanan kepada pemustaka, meningkatkan kegemaran membaca, serta memperluas wawasan dan pengetahuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Sesuai dengan Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan dalam Pasal 22 (ayat 3) yang menyebutkan Perpustakaan umum yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan mengembangkan system layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

“Ayo berkunjung Ke Perpustakaan”

“Salam Literasi Untuk Kesejahteraan” [DISPERPUSSIP/Vitasa]

 

 

 

Kunjungan Dinas Kearsipan Kabupaten Wonogiri ke Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo

Senin (25/3) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo menerima kunjungan dari Dinas Kearsipan Kabupaten Wonogiri, dalam kunjungan singkat kali ini tim Dinas Kearsipan Kabupaten Wonogiri langsung disambut dan didampingi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo Dewi Wuri Handayani, S.Sos beserta Seluruh Kepala Bidang dan sejumlah Pustakawan dan Arsiparis di Dinas Perpustakaan Kabupaten Ponorogo.

Dalam kunjungan kali ini kedua belah pihak saling bertukar informasi, berbagi cerita dan inspirasi serta berbagi ilmu yang bisa diterapkan untuk kemajuan dunia literasi dan juga kearsipan pada Kabupaten masing – masing. Dengan penuh keakraban rombongan dari Dinas Kearsipan Kabupaten Wonogiri melihat-lihat ruang layanan perpustakaan, ruang pengelolaan perpustakaan, depo arsip dan ruang pengolahan arsip di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo.

Segala keterbatasan yang ada tentu akan menjadi kendala dalam kita melaksanakan tugas dan amanah untuk terus memajukan dunia literasi dan menanamkan budaya tertib arsip di Kabupaten masing – masing, tetapi setiap kendala dan hambatan akan selalu ada solusi dengan saling bertukar pikiran dan saling memberi inspirasi untuk tetap semangat dalam menjalankan tugas.

PENERIMAAN PENGHARGAAN KEARSIPAN NASIONAL SEBAGAI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA YANG MEMPEROLEH KATEGORI “BAIK” BERDASARKAN HASIL PENGAWASAN KEARSIPAN TAHUN 2018

Kabupaten Ponorogo menerima penghargaan Kearsipan Nasional sebagai Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang Memperoleh Kategori “BAIK” berdasarkan hasil pengawasan kearsipan Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Arsip Nasional republik Indonesia pada Rabu [27/02] di hotel pangeran beach Kota Padang Sumatra Barat. Penghargaan diserahkan oleh Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Dr. Mustari Irawan M.PA dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Ponorogo H. Soedjarno, MM.

Acara ini bertujuan untuk menyampaikan hasil pengawasan kearsipan yang dilakukan oleh ANRI pada tahun 2018 kepada Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah serta sikronisasi dan persamaan persepsi kearsipan pada Tahun 2019. Penyerahan penghargaan sekaligus pembukaan Rakornas Pengawasan Kearsipan  ini diikuti oleh Eselon I Kementerian/Lembaga RI, Bupati dan Walikota se Indonesia, Kepala Kantor Arsip Daerah seluruh Indonesia. Turut hadir Deputi Bidang Kelembagaan Kemenpan RB Rini Widyantini, Kepala ANRI Mustari Irawan dan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno yang sekaligus membuka acara.

Arsip menjadi salah satu unsur yang akan dinilai di dalam Reformasi Birokrasi, hasil penilaian pengawasan kearsipan merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam penilaian Reformasi Birokrasi pada instansi pemerintah, sehingga diharapkan bisa melahirkan ide-ide serta bisa mendorong terwujudnya penggunaan arsip pada instansi pemerintah. Dengan pengawasan kearsipan yang dilaksanakan secara berkesinambungan diharapkan akan mampu mendorong terwujudnya penyelenggaraan kearsipan yang dapat mendukung efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan publik.

Hal ini dikuatkan dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 2014 Tentang Pedoman Evaluasi Reformasi Birokrasi Instansi Pemerintah. Peraturan Menteri tersebut mengatur bahwa Nilai Hasil Pengawasan Kearsipan merupakan salah satu komponen dalam penilaian reformasi birokrasi

Dalam sambutannya, Kepala ANRI menyampaikan bahwa pengawasan kearsipan untuk membina penyelenggaraan Sistem Kearsipan Nasional pada setiap pencipta arsip dan lembaga kearsipan sesuai dengan arah dan sasaran pembangunan nasional di bidang kearsipan. Sampai sejauh mana perkembangan kearsipan di masing-masing Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah pasca dilakukannya pengawasan kearsipan. Kepala ANRI menambahkan bahwa kebijakan pengawasan kearsipan ini sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA).

Pada acara ini Kepala ANRI Dr. Mustari Irawan M.PA menyerahkan pula penghargaan kearsipan kepada Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota terbaik berdasarkan hasil pengawasan kearsipan eksternal, serta menyerahkan Laporan Audit Kearsipan Eksternal Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota. Kabupaten Ponorogo menerima Penghargaan Kearsipan Nasional Sebagai Pemerintah/Kota Dengan Kategori “Baik” berdasarkan hasil pengawasan kearsipan Tahun 2018. Kita patut berbangga pasalnya nilai ini mengalami peningkatan dari tahun 2017 yang hanya mendapat kategori “Kurang”. Dengan pencapaian ini Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo ada di Peringkat 4 se Propinsi Jawa Timur dan Peringkat 14 Nasional dengan nilai 81,89. [Disperpusip/Wavy]

 

Pelatihan Bisnis Online oleh Tim Revitalisasi Perpustakaan Kabupaten Ponorogo

Pelatihan Bisnis Online bekerjasama dengan komunitas Bukapalak Ponorogo

Ponorogo – Tim revitalisasi perpustakaan melalui transformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial Kabupaten Ponorogo rutin mengadakan pelatihan berbagai bidang yang dibutuhkan masyarakat. Pada kamis minggu kedua dan keempat bulan Februari diadakan pelatihan bisnis online dengan memanfaatkan market place. pelatihan ini diselenggarakan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo dan bekerjasama dengan “Komunitas Bukalapak Ponorogo”.

Pelatihan ini mendapat respon yang cukup baik dari masyarakat dan diikuti oleh 60 orang peserta yang dibagi menjadi 2 sesion kegiatan. Pada pelatihan ini peserta diajarkan untuk membuka toko di bukalapak, riset produk, tips dan cara marketing yang menarik, serta memanfaatkan seluruh menu yang ada di bukalapak untuk dapat menaikkan ranking penjualan.

Kedepan rencananya tim revitalisasi perpustakaan Kabupaten Ponorogo dan masih bekerjasama dengan komunitas bukalapak Ponorogo akan mengadakan pelatihan lanjutan dengan tema Photo Produk dan membangun pasar. [Disperpussip/Vita]

Serah Terima Bantuan Mobil Perpustakaan Keliling Oleh Bupati Ipong

Moment serah terima mobil perpustakaan keliling oleh Bupati Ipong pada upacara Korpri

Ponorogo – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 mendapatkan hibah mobil perpustakaan keliling beserta beberapa paket pendukung diantaranya 1200 eksemplar buku, genset, 5 unit ipad, 1 unit TV 32″ dan perlengkapan sistem otomasi yang mendukung perpustakaan keliling dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Secara simbolis pada upacara Korpri Senin [18/2/19] Bupati Ponorogo Drs.H.Ipong Muchlissoni menyerahkan kunci mobil perpustakaan keliling dan mengamanahkan kepada penanggung jawab kegiatan pelayanan perpustakaan keliling untuk dapat memanfaatkan semaksimal mungkin mobil perpustakaan keliling tersebut untuk memberikan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Ponorogo yang membutuhkan akses bacaan melalui perpustakaan keliling. [Disperpussip/Vita]

 

Perpustakaan Daerah Kabupaten Ponorogo Terendam Banjir

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo terendam banjir

Ponorogo – Intensitas hujan yang cukup tinggi pada rabu sore [06.03.2019] hingga kamis [07.03.2019] mengakibatkan banjir disejumlah wilayah di Kabupaten Ponorogo, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo menjadi salah satu wilayah yang terdampak banjir. ketinggian air mencapai hampir 70 cm merendam hampir seluruh ruangan yang ada, kerusakan yang terjadi akibat banjir tahun ini adalah beberapa koleksi bahan pustaka khususnya buku banyak yang terendam, terjadi konsleting listrik, terputusnya aliran air, rusaknya beberapa mebeler, kerusakan pada mobil perpustakaan keliling, beberapa koleksi arsip foto mengalami kerusakan akibat terendam air, serta beberpa alat-alat elektronik yang mengalami kerusakan diantaranya adalah mesin fotocopy, 1 unit komputer dan 4 unit printer.

Ruang tengah perpustakaan

Untuk menyelamatkan kerusakan pada sejumlah koleksi buku dan juga koleksi arsip foto maka seluruh tim di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo segera melakukan pelestarian dan restorasi terhadap koleksi yang mengalami kerusakan, hal ini dilakukan untuk dapat meminimalisasi kerusakan dan dapat mengembalikan koleksi yang rusak kembali seperti sediakala serta dapat segera dilayankan kepada masyarakat.

Mobil perpustakaan keliling terendam air

Keberadaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo di Jalan Trunojoyo 145 Kelurahan Tambakbayan Ponorogo  memang berada di wilayah rawan banjir, dan ini sangat membahayakan bagi koleksi perpustakaan dan kearsipan yang didominasi oleh buku dan beberapa arsip foto lama. Diharapkan kedepan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mendapatkan tempat yang lebih layak dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Ponorogo.

 

 

Pelatihan Membuat Keterampilan dari Bahan Sampah Kantong Plastik oleh Tim Revitalisasi Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo

Kegiatan pelatihan pemanfaatan sampah plastik

Ponorogo – Dalam rangka meningkatkan kunjungan ke perpustakaan dan untuk lebih memperkenalkan keberadaan perpustakaan kepada masyarakat, tim revitalisasi perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo aktif mengadakan berbagai pelatihan, salah satu dari berbagai pelatihan tersebut adalah kegiatan pelatihan memanfaatkan sampah dari kantong plastik untuk membuat berbagai macam rangkaian bunga, kagiatan ini bertujuan untuk lebih memberikan kesadaran kepada masyarakat agar lebih bijak dalam penggunaan kantong plastik, dan lebih bisa memanfaatkan sampah plastik menjadi barang yang memiliki nilai jual.

Kegiatan ini mendapatkan respon yang luar biasa dari masyarakat, hal ini ditunjukkan dari jumlah pendaftar pada pelatihan ini yang luar biasa banyaknya dan untuk dapat mengoptimalkan pelatihan ini maka pelatihan membuat keterampilan dengan memanfaatkan sampah plastik ini digelar dalam 2 sesi dalam 1 bulan di bulan Januari,  yaitu pada hari Rabu 30 Januari 2019 dan Kamis, 31 Januari 2019. Pada pelatihan ini peserta diajarkan untuk membuat berbagai macam bunga hias dari bahan kantong plastik bekas, dan dengan kesungguhan dan ketelatenan sampah plastik yang sudah tidak terpakai menjelma menjadi berbagai macam buket bunga yang cantik dan memiliki nilai ekonomi.

 

[Berita ini ditulis oleh : Nor Vita Sari, A.Md / Foto : Nor Vita Sari, A.Md]