PELATIHAN MERAJUT TAS OLEH PERPUSTAKAAN UMUM DAERAH KABUPATEN PONOROGO


Ponorogo – Perpustakaan merupakan salah satu pusat kegiatan masyarakat berbasis pengetahuan, salah satu kegiatan yang dilaksanakan di perpustakaan umum daerah Kabupaten Ponorogo adalah berbagai pelatihan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Kegiatan ini adalah bagian dari program kegiatan “Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial” yang didukung oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Selasa [11/08/2020] Perpustakaan umum daerah Kabupaten Ponorogo menyelenggarakan pelatihan merajut tas yang diikuti oleh 20 orang anggota perpustakaan dan masyarakat umum dengan narasumber Ibu Sri Hariyani. Pelatihan ini merupakan kegiatan pelatihan perdana dengan sistem tatap muka selama masa pandemi Covid-19, kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu cek suhu badan, cuci tangan sebelum mengikuti pelatihan, menngunakan masker selama proses pelatihan dan tetap menjaga jarak.
Beragam pelatihan dilaksanakan di perpustakaan sebagai upaya untuk memfasilitasi masyarakat mengembangkan potensi yang ada pada dirinya, sehingga mampu meningkatkan pengetahuan, mengasah skill serta diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan.


Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo DEWI WURI HANDAYANI, S.Sos, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa perpustakaan merupakan tempat bagi masyarakat untuk berkegiatan, meningkatkan pengetahuan, dan diharapkan mampu menampung asipasi masyarakat guna mendorong kesejahteraan. perpustakaan hadir dalam memfasilitasi kebutuhan masyarakat akan informasi, pengetahuan, keterampilan, dan turut serta membangun generasi yang unggul, religius dan berbudaya.
Kedepan perpustakaan akan terus mengembangkan layanannya, salah satunya dengan meningkatkan kegiatan pelatihan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dengan melibatkan berbagai organisasi baik pemerintah maupun swasta dan berbagai elemen masyarakat.

 

[Berita ditulis oleh Vitasa / Photo Taufiqurrohman]

Perpustakaan Daerah Kabupaten Ponorogo Bagikan Masker dan Sembako Untuk Masyarakat

Kepala Dinas Perpustakaan & Kearsipan Kabupaten Ponorogo turut membagikan masker dan paket sembako

Ponorogo- Dalam rangka turut memutus rantai penyebaran Covid-19 dan mempersiapkan diterapkannya new normal di Kabupaten Ponorogo, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo melalui kegiatan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial membagikan sejumlah masker dan paket sembako bagi masyarakat. Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama perpustakaan dengan berbagai pihak diantaranya adalah CV. Wijaya Tama, CV. Pamor Indoraya, Arjuna Sablon, PT. Kubuku, Enterpreneur Raya  dan seluruh elemen masyarakat. Pembagian masker dan sembako dilaksanakan pada hari Jum’at 26 Juni 2020 dimulai pukul 07.30 WIB s.d Pukul 10.30 WIB dengan lokasi disekitar jalan Suromenggolo (jalan baru), perempatan tonatan, alun-alun Ponorogo dan sejumlah titik uji coba new normal lainnya.

Pembagian masker dan sembako kepada warga terdampak Covid-19

Sesuai dengan rekomendasi WHO bahwa semua orang baik dalam keadaan sehat maupun sakit untuk menggunakan masker saat berkativitas diluar rumah, maka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo berupaya untuk turut serta dalam mengkampanyekan penggunaan masker kepada masyarakat guna antisipasi dan menghindari penyebaran virus covid-19 ditengah masyarakat. Selain pembagian masker dan sembako kepada warga terdampak covid-19, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo juga turut mengedukasi masyarakat tentang tata cara dan pola hidup dalam menghadapi era new normal dengan membagikan flayer berisikan cara untuk mencegah terjadinya penularan virus covid-19 seperti Cuci Tangan Pakai Sabun setidaknya 20 detik, tidak keluar rumah kecuali mendesak, menggunakan masker, jaga jarak dan hindari kerumunan. Ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat serta mendukung gerakan Semua Pakai Masker sebagai upaya untuk memutus rantai penularan Covid-19 dalam era new normal.

 

[berita ditulis oleh Vitasa & Gambar Taufiqurrahman]

 

Pesta Rakyat Sejuta Buku “Ketemu Buku Ponorogo” Tahun 2020

Wakil Bupati Ponorogo bersama Kepala Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo sedang meninjau stand buku

Ponorogo – Three G production bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo kembali mengadakan pesta rakyat sejuta buku dengan tema ketemu buku Ponorogo Tahun 2020, bertempat di gedung sasana praja Jalan Diponegoro nomor 26 Ponorogo. acara ini rutin diadakan setiap tahun untuk mendorong minat dan budaya baca bagi masyarakat Ponorogo.

Acara ini telah dubuka secara resmi oleh Wakil Bupati Ponorogo DR. Drs. H. Soedjarno, MM Rabu [04-03-2020], pada acara pembukaan dihadiri oleh segenap FORPIMDA Kabupaten Ponorogo dan diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya adalah talkshow dengan menghadirkan narasumber Benrandry, Genta Kiswara dan Kulis Mardiasih. gelaran ini akan dilaksanakan mulai Rabu 04 Maret s.d 11 Maret 2020, dengan menhadirkan buku-buku bermutu dengan harga terjangkau dan diikuti oleh 300 penerbit nasional.

 

[Berita ditulis oleh Vitasa Photo by Taufiq]

Wisata Literasi TK Muslimat NU 01 Ponorogo ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Ponorogo

Ponorogo – Rombongan siswa dan siswi TK Muslimat NU 01 Ponorogo memenuhi ruang baca perpustakaan daerah Kabupaten Ponorogo [Kamis, 20/02/2020], Sejumlah 80 siswa/siswi beserta pembimbing mengadakan kunjungan wisata literasi ke perpustakaan daerah Kabupaten Ponorogo, dalam kegiatan ini anak-anak diajak untuk memanfaatkan berbagai macam layanan di perpustakaan, serta diperkenalkan dengan fungsi dan manfaat perpustakaan. Dengan penuh keceriaan dan antusias anak-anak mengkuti berbagai macam kegiatan dan layanan yang ada di perpustakaan.

Keceriaan anak-anak bersama pendamping dan pustakawan

Pada Kesempatan ini anak-anak diajak untuk memanfaatkan berbagai macam layanan anak, yaitu membaca buku bacaan anak-anak, game edukasi dan mendongeng bersama yang dipandu oleh pustakawan. Kali ini anak-anak diajak mendongeng dengan judul kelinci yang cerdik, melalui dongeng diharapkan akan menumbuhkan minat baca bagi anak-anak dan melalui dongeng kita ajarkan tentang nilai kehidupan terhadap anak-anak.

Anak-anak sedang mendengarkan arahan dari guru dan pustakawan

Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang Layanan dan Informasi Perpustakaan dan Kearsipan ENDANG SUTJIATI AMPERAWATI, SH, M.Si, dalam sambutannya beliau mengajak segenap unsur masyarakat untuk ikut serta mengkampanyekan gerakan membaca khususnya bagi anak-anak dan menyediakan ruang layanan ramah anak, sehingga anak-anak mendapatkan tempat yang nyaman dan aman untuk berkatifitas.

Kagiatan ini secara rutin diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo, bagi sekolah yang berminat untuk mengadakan kunjungan wisata literasi bisa mengajukan permohonan tertulis kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo.

 

[Berita ini ditulis oleh Vitasa , Photo: Farizal Hakim]

Kegiatan Pelibatan Masyarakat Melalui Pelatihan Membuat Bros DI Perpustakaan Daerah Kabupaten Ponorogo

Pelatihan Membuat Bros Dengan sasaran wanita

Ponorogo – Perpustakaan terus bertransformasi untuk dapat tetap diminati dan mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Melalui kegiatan pelibatan masyarakat, salah satunya dengan diselenggarakannya berbagai pelatihan bagi masyarakat pengguna perpustakaan, yang rutin diadakan setiap minggunya. Diharapkan keberadaan perpustakaan dapat menjadi pusat kegiatan bagi masyarakat dengan berbasis pengetahuan. Seperti pada hari ini Kamis [31/10/2019] dimulai sejak pukul 08.30 s.d 12.00 WIB, dilaksanakan pelatihan membuat bros bagi ibu-ibu pengguna perpustakaan. Pelatihan ini diselenggarakan di ruang serbaguna Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo, Jl. Tunojoyo 145 Ponorogo, diikuti oleh 50 orang peserta dengan 2 orang narasumber yaitu Ibu Nopitasari dan Ibu Diyah Kamsiatin, A.Md.Kep. Dalam kesempatan ini peserta mendapatkan bahan ajar dan berbagai keterampilan dalam kreasi membuat aneka bros.

Keseruan ibu-ibu  dalam mengikuti kegiatan di perpustakaan

Melalui program literasi untuk kesejahteraan ini, perpustakaan berupaya untuk dapat turut andil dalam pengurangan kemiskinan, peningkatan kualitas hidup, meningkatkan tingkat pengetahuan bagi masyarakat dan turut serta dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia di Indonesia. Untuk itu perpustakaan daerah Kabupaten Ponorogo terus berkomitmen untuk melaksanakan program kegiatan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yang dicanangkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

[Berita & Foto oleh Nor Vita Sari]

Kunjungan Siswa/Siswi SDN 1 Karangan Balong Ke Perpustakaan

Ruang layanan anak perpustakaan umum Daerah Kabupaten Ponorogo

Ponorogo – Jumpat pagi [11/10/2019] ruang layanan anak perpustakaan umum daerah Kabupaten Ponorogo yang bernaung dibawah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo dipenuhi tawa ceria dan antusias anak-anak siswa/siswi SDN 1 Karangan Balong, pada kesempatan ini sejumlah siswa dan siswi SDN 1 Karangan Balong berkunjung ke perpustakaan dan memanfaaatkan layanan anak yang ada di perpustakaan.

Layanan anak menyediakan berbagai macam koleksi bacaan untuk anak – anak, layanan TIK, yang berisi cerita rakyat, game edukasi dan film edukasi untuk anak-anak. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo terus meningkatkan keberagaman layanannya untuk dapat meningkatkan minat dan budaya baca masyarakat khususnya di Kabupaten Ponorogo.

Anak-anak menikmati layanan TIK

Salah satu upaya untuk meningkatkan kunjungan perpustakaan serta mengkampanyekan budaya baca pada anak-anak, salah satunya adalah melalui agenda kunjungan perpustakaan bagi siswa/ siswi sekolah ke perpustakaan umum Kabupaten Ponorogo. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini secara rutin akan membangkitkan minat dan budaya baca bagi anak-anak generasi penerus bangsa.

Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Arsip Di Pemerintahan Melalui Pembinaan Dan Pendampingan Tata Kelola Arsip

Proses pembinaan dan pendampingan tata kelola arsip ke Kecamatan Badegan

Ponorogo – Arsip merupakan tolak ukur keberhasilan sebuah manajemen dalam suatu organisasi. Semakin baik kualitas pengelolaan arsip maka akan semakin baik pelayanan publik yang diberikan oleh sebuah pemerintahan. Pengelolaan arsip harus dilakukan secara profesional sesuai aturan yang berlaku, untuk itu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo melalui Bidang Kearsipan secara berkala mengadakan pembinaan dan pendampingan tata kelola arsip ke OPD di Kabupaten Ponorogo.

Selasa [01/10/19] tim pendampingan tata kelola arsip yang berjumlah 4 orang, teridiri dari arsiparis dan tenaga teknis kearsipan melaksanakan pendampingan tata kelola arsip ke Kecamatan Badegan. Dalam kesempatan ini tim pembinaan dan pendampingan menyampaikan beberapa hal terkait tata cara pendataan dan penyimpanan arsip aktif yang sedang berjalan, tata cara pendataan dan penyimpanan arsip in aktif. Dengan metode pengelolaan arsip yang benar maka sewaktu-waktu arsip dibutuhkan akan mudah mendapatkannya.

Praktek tata kelola penyimpanan dan pengelolaan arsip

Dalam setiap agenda pendampingan tata kelola kearsipan, akan menggali dan menelaah  berbagai kendala yang dihadapi oleh OPD dalam rangka pengelolaan arsipnya. Seperti pada kesempatan ini, di Kecamatan Badegan ditemui beberapa kendala diantaranya adalah belum adanya rak, belum ada feeling cabinet, dan belum tersedianya map gantung sebagai media penyimpanan arsip.

Diharapkan dengan adanya kegiatan pembinaan dan pendampingan tata kelola arsip bagi OPD di Kabupaten Ponorogo dapat menjadikan Ponorogo sebagai Kabupaten Tertib arsip.

[Berita ditulis oleh Nor Vita Sari/ Sumber : Supriyadi]

Mengantarkan Ilmu Sampai Kepelosok Negeri Melalui Kegiatan Perpustakaan Keliling

Ponorogo –  Memasuki tri wulan akhir di tahun 2019, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo meningkatkan intensitas kunjungan perpustakaan keliling ke sekolah dan pondok pesantren diseluruh pelosok Kabupaten Ponorogo. Layanan perpustakaan keliling dengan setia melayani masyarakat yang tidak mampu menjangkau keberadaan perpustakaan daerah dengan menggunakan 2 unit mobil perpustakaan keliling yang ada di perpustakaan daerah Kabupaten Ponorogo.

Dua mobil perpustakaan keliling tersebut berisi bahan bacaan untuk anak-anak, pelajar dan masyarakat umum, keduanya dengan setia mendatangi sekolah-sekolah, pondok pesantren, pusat kegiatan masyarakat dan tempat rekresasi yang ada di wilayah Kabupaten Ponorogo.

Hari ini Rabu [02/10/2019] satu mobil perpustakaan keliling menyambangi SDN 2 Bareng Pudak. Dengan penuh antusias dan keceriaan siswa siswi SDN 2 bareng Pudak menyerbu bahan bacaan dan tab edukasi yang telah disediakan. Melihat antusias dan kegemaran membaca yang ditunjukkan oleh siswa siswi tersebut menambah semangat tim pelaksana perpustakaan keliling untuk mengantarkan ilmu melalui bahan bacaan kesegenap penjuru di wilayah Kabupaten Ponorogo.

Siswa dan siswi SDN Bareng 2 Pudak sedang menikmati layanan perpustakaan keliling

Selain Menyambangi SDN 2 Bareng Pudak, 1 unit Mobil Perpustakaan keliling lainnya bergerak mengantarkan bahan bacaan ke Pesantren Darut Tilawah yang terletak di lereng gunung gombak Desa Muneng Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo. Minat dan budaya membaca di pondok pesantren yang sangat tinggi membuat setiap bacaan yang dihadirkan oleh layanan perpustakaan keliling selalu dinantikan oleh para santri.

Santri Darut Tilawah dan kegemaran membaca yang tinggi

Dalam 3 bulan kedepan Mobil Layanan Perpustakaan Keliling akan lebih gencar lagi dalam mengantarkan bahan bacaan kepada masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan minta, kegemaran dan budaya baca bagi masyarakat, khususnya masayarakat di wilayah Kabupaten Ponorogo.

 

[Berita ini ditulis oleh Nor Vita Sari/ Foto Tatik H & Sugeng P]

Pelatihan Budidaya Tanaman Buah Dalam Pot

Ponorogo – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial salah satunya melalui kegiatan pelibatan masyarakat dalam bentuk berbagai macam pelatihan.

Rabu [25/09/19] sejak pukul 08.00 s.d 12.00 pengunjung / pengguna perpustakaan dengan antusias mengikuti pelatihan budidaya tanaman buah dalam pot, hadir narasumber pada kesempatan ini adalah Bapak Muhammad Baihaqy. Beliau adalah pengunjung setia perpustakaan yang memperoleh ilmu budidaya tanaman buah dari bahan bacaan di perpustakaan. Dengan keahliannya beliau mampu mandiri secara ekonomi dan kemudian menularkan ilmunya kepada pengguna perpustakaan yang lain. Peserta pelatihan yang berjumlah 63 orang diajarkan teori dan kiat budidaya tanaman buah dalam pot dan sekaligus mempraktekannya. pada pelatihan ini setiap peserta mendapatkan 1 buah bibit jambu untuk dapat dipraktekkan di rumah.

Tujuan dari diadakannya pelatihan ini adalah untuk memberikan layanan perpustakaan berbasis pengetahuan sehingga mampu meningkatkan produktivitas masyarakat, dan turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan melalui penghijauan lingkungan.

Perpustakaan sebagai pusat informasi dan pendidikan akan terus beradaptasi mengikuti perkembangan jaman untuk dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

 

[Berita ini ditulis oleh Nor Vita Sari/ Foto Tatik H]

Membangun Budaya Membaca Melalui Pameran dan Bazar Buku

Ponorogo – Guna mengkampanyekan budaya membaca pada masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo bekerjasama dengan Diva Press Group kembali menyelenggarangan pameran dan bazar buku Tahun 2019.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama 2 minggu mulai tanggal 04 – 21 september 2019 di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo, dengan menyediakan berbagai macam jenis buku mulai dari buku anak, buku agama, sains dsb. Acara ini dibuka dengan hikmat sekaligus meriah oleh Wakil Bupati Ponorogo DR. H. SOEJARNO, MM dan dihadiri oleh sejumlah undangan dari Forum Pimpinan Komunikasi Kabupaten Ponorogo, Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Perpustakaan Desa, Perpustakaan Sekolah, Komunitas baca dan masyarakat umum.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Ponorogo DR. H. SOEJARNO, MM mengajak generasi muda untuk kembali membaca, karena dengan membaca akan menambah wawasan dan meningkatkan ilmu pengetahuan. Hadirnya buku akan menjembatani kita untuk meraih ilmu tersebut. ”Kita jadikan gemar membaca itu sebagai budaya, sehingga ke depan pasti akan berdampak positif,”

Wakil Bupati Ponorogo bersama Komandan Kodim 0802 Ponorogo dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo sedang melihat koleksi pameran dan bazar buku

Pada kesempatan yang lain Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ponorogo DEWI WURI HANDAYANI,S.Sos menyampaikan bahwa perpustakaan terus bertransformasi menjadi ruang terbuka bagi masyarakat, serta terus mingkatkan kualitas layanannya sehingga mampu memberikan layanan dan informasi terbaik bagi masyarakat, yaitu dengan menyediakan sarana dan prasarana yang dapat mendukung masyarakat untuk berkegiatan di Perpustakaan dengan berbasis pengetahuan, salah satunya adalah melalui penyelenggaraan secara rutin pameran dan bazar buku, meningkatkan kualitas dan kuantitas koleksi perpustakaan, serta adanya penambahan jenis layanan yaitu layanan TIK dan juga layanan layak anak, untuk itu beliau mengajak masyarakat untuk berkunjung ke perpustakaan.

Penyerahan bantuan buku secara simbolis oleh Wakil Bupati Ponorogo

Pada kesempatan ini juga diserahkan bantuan buku untuk  perpustakaan desa, perpustakaan pondok pesantren serta komunitas baca dan untuk untuk menambah semarak event ini akan diadakan beberapa kegiatan pendukung yaitu diadakannya lomba mewarnai untuk anak TK dan PAUD, lomba ranking 1 untuk anak SD serta workshop kepenulisan buku untuk umum. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat akan lebih mengenal perpustakaan dan rajin berkunjung ke perpustakaan.

 

[berita ini ditulis oleh Nor Vita Sari / Foto Farizal Hakim]